![]() |
| Walikota Bandung, Ridwan Kamil |
Kali ini Walikota Bandung, Ridwan Kamil atau biasa disapa dengan kang Emil telah membuat konsep smart city di kota bandung dengan membuat Command Center yang dimana nantinya tempat ini akan digunakan untuk memonitoring kota Bandung, dan juga pengarsipan data yang diintergrasikan dengan customer service yang nantinya diteruskan ke bagian-bagian terkait, salah satu contoh simple bila terjadi musibah tidak terduga seperti kebakaran maka masyarakat bisa menelpon CS BCC yang kemudian akan diteruskan ke Damkar (pemadam kebakaran) dan juga instansi lain seperti rumah sakit, polsek dan juga polantas sehingga bisa merubah lampu merah di jalan menjadi hijau sehingga area yang dilewati Damkar bisa lebih cepat sampai ke lokasi kejadian, selain itu pada mobil pemadam kebakaran sudah terpasang GPS dan kamera sehingga di command center pun bisa memonitoring
Dengan demikian tentu akan Mempermudah pelayanan public dan juga dari sisi manajemen dapat dengan cepat mengambil keputusan. Selain itu 150 pelayanan publik di Kota Bandung akan dilakukan secara online Command center ini, akan menjadi pusat data informasi dari seluruh instansi di lingkungan Pemkot Bandung.
Untuk CCTV rencana awal akan dipasang 80 unit yag kemudian akan dioperasikan 68 unit terlebih dahulu, titik perempatan yang dipasang seperti JL Merdeka, Laswi, Buahbatu, Moh Toha dan lain-lain
Topologi CCTV itu sendiri dari kamera yang dipasang dilokasi dinyalakan oleh POE Switch yang disambungkan ke command center dengan transmisi Fiber Optic kemudian dikoneksikan ke jaringan local command center lalu dimunculkan gambarnya ke videowall, Videowall / layar utama menggabungkan 24 layar. Masing-masing layar besarnya 40-55 inci.
![]() |
| Bandung Command Center |
Bentuk BCC mirip sarang lebah dengan desain full technology seperti pada film star trek, belum lagi software yang digunakan seperti yang ada pada film ironman
Sedangkan di lantai dua ada ruang rapat yang disekat kaca transparan yang nantinya bisa digunakan untuk komunikasi dua arah baik dari ruang rapat ke petugas operator begitupun sebaliknya
BCC mempunyai tujuan akhir untuk memberi pelayanan dan pengawasan kepada publik, semoga dengan terobosan baru Walikota Bandung, Mohamad Ridwan Kamil untuk menata kota Bandung ini menjadikan kota kembang lebih baik lagi dan bisa membuat warga lebih termotivasi untuk merawat kota tempat tinggalnya salah satu Menteri pun menyebutkan bahwa command center Bandung bisa menjadi acuan pusat komando kota-kota lainnya.
visi dan misi Bandung Command Center
VISI:
Pemerintah kota Bandung akan selalu berusaha untuk meningkatkan kualitas hidup dan kepuasan warga dengan memberdayakan dan mengembangkan solusi cerdas intergrasi antara informasi, orang, SKPD, asset dan teknologi
MISI:
Memberikan layanan akses yang cepat dan efisisen kepada masyarakat dan warga kota Bandung untuk bantuan terhadap permasalahan kota, secara 24 jam di mana saja dalam wilayah pemerintahan kota bandung
Bandung sebagai kota yang pertumbuhannya semakin tinggi, dibutuhkan sistem perkotaan yang lebih mumpuni. Apalagi sekarang di zaman serba digital ini. Kemampuan pengawasan dari pihak Pemkot perlu diupgrade. Salah satunya dengan adanya pengawasan kota secara realtime dan mampu memecahkan masalah secara efektif dan efisien.
Konsep tersebut sekarang tengah dikembangkan dengan adanya Bandung Command Center. Ruangan Command Center sendiri dibangun di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana. Dalam penggarapan konsep pengawasan digital ini, Pemkot menyiapkan Rp 15 Miliar.
Software untuk Command Center
Sementara untuk penggunaan software command center ini akan ada beberapa tahapan. Versi pertama akan dinamakan Bandung command center 1.0 yang akan hadir pada awal 2015. Versi selanjutnya command center 2.0 akhir 2015, dan command center 3.0 pada 2016 mendatang. Adapun penyempuranaannya ditargetkan pada 2016. Hal ini karena anggaran yang masih terbatas.
Untuk membangun proyek IT ini, Pemkot mencicil dulu sepertiga dari target software 100%. Jika dibandingkan, Singpura mempunyai 1.600 online ser vice, sementara Kota Bandung target 2015 jumlah nya 150 dulu. Pada Desember 2014 rencananya akan dilakukan launching dan demo command center. Bulan Desember 2014 ini sebagai media sosialisasi sekaligus demo pada masyarakat.
Bandung Command Center atau BCC telah diresmikan oleh walikota Bandung Ridwan kamil pada tanggal 19 Januari kemarin, banyak berita online yang sudah memperkenalkan dan membahas seputar command center baik dari segi kelebihan dan fungsi dari BCC, keunikan, konsep smart city yang diterapkan dan juga biaya pembuatannya, kali ini infonikasi akan mereview Bandung Command Center dari sisi persiapan launching (Jiar) sampai peresmian dan gambaran dari fungsi Command Center itu sendiri
Fungsi Command Center
Terdapat dua fungsi utama command center ini.
1. Untuk menyempurnakan pelayanan publik keluar.
2. Mempermudah pelayanan kedalam yakni manajemen pengambilan keputusan cepat.
Untuk pelayanan publik, seluruh pelayanan publik di kota Bandung dapat diakses dengan mudah dengan teknologi yang canggih. Awal 2015, ditargetkan 150 pelayanan publik di Kota Bandung dilakukan secara online. Manfaat dari adanya command center ini, dari mengurus KTP, mengecek perizinan, hingga memonitor kemacetan atau banjir bisa dilakukan pengawasan dan penyebaran informasi secara realtime. Command center ini, akan menjadi pusat data informasi dari seluruh instansi di lingkungan Pemkot Bandung. ADV


