Bulan Ramadhan, ASN Kota Bandung Tetap Produktif

Kadiskominfo Kota Bandung, Asep Cucu Cahyadi
Bandung, GB - Wali Kota Bandung menginstruksikan agar para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bandung tidak mengurangi semangat kerja selama bulan Ramadan. Ia bahkan memotivasi para ASN dengan menerangkan bahwa Ramadan adalah bulan kemenangan.
 
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung, Asep Cucu Cahyadi. Menurutnya, Ramadan harus dijadikan momentum agar semangat bekerja lebih meningkat karena disertai dengan niat ibadah.
 
“Sesuai dengan arahan Pak Wali (Wali Kota-red) saat Rapim dengan seluruh SKPD, Ramadan itu bulan kemenangan, bulan produktivitas. Proklamasi terjadi pada bulan Ramadan, Islam menang lawan Quraisy bulan Ramadan, dan segala bentuk kemenangan-kemenangan lainnya. Maka dari itu, seluruh ASN Kota Bandung juga harus tetap produktif selama Ramadan,” tutur Asep.
 
Ia menyampaikan arahan Wali Kota Bandung, pada prinsipnya tidak ada penurunan produktivitas maupun jam kerja. “Namun demikian, kita menyesuaikan dengan instruksi pemerintah pusat melalui edaran Men-PAN,” tambah Asep.
 
Sesuai dengan surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi terkait penetapan jam kerja ASN, TNI, dan POLRI pada bulan Ramadan, Pemkot Bandung turut menyesuaikan jam kerja baru bagi ASN.
 
Berdasarkan surat edaran tersebut, unit kerja yang bekerja 5 hari kerja berlaku jam kerja pukul 08.00 – 15.00 WIB (Senin-Kamis) dan 08.00 – 15.30 WIB (Hari Jumat). Sementara itu, unit kerja yang bekerja 6 hari kerja, seperti Rumah Sakit Umum Daerah, Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak, Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut, Puskesmas, dan Sekolah berlaku jam kerja pukul 08.00 – 14.00 WIB (Senin-Kamis) dan 08.00 – 14.30 (Hari Jumat). Oleh karena itu, jumlah total jam kerja bagi Satuan Kerja Perangkat Daerah yang melaksanakan 5 atau 6 hari kerja selama bulan Ramadan adalah 32,5 jam per minggu.
 
“Meskipun jam kerja dikurangi, hal tersebut tidak mengurangi produktivitas kami di kantor. Bagi kami, puasa itu bukan penghalang untuk tetap bekerja optimal,” ungkap Asep. Ia mengaku suasana bekerja di Pemkot Bandung tetap baik