Bandung, GarduBerita -
Terpilih menjadi Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (MKK-SMK) Kota Bandung Periode 2019-2021, Euis Purnama langsung tancap gas merealisasikan program langsung ke depan. Kepala SMKN 3 Bandung itu akan menentukan, Peningkatan mutu pendidikan mewakili visi yang akan ia wujudkan.
Salah satu fokusnya untuk mewujudkan hal tersebut adalah meningkatkan kompetensi kepala sekolah dengan berbagai pelatihan. Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaaan (Permendikbud) Nomor 6 Tahun 2018, kompetensi yang melekat pada sekolah adalah kompetensi, manajerial, kewirausahaan, supervisi, dan sosial.
"Untuk menciptakan inovasi yang unggul, kepala sekolah harus memberi pengertian dan menambah wawasannya. Guru penggerak mulai dari kepala sekolah penggerak," jelasnya, Jumat (24/1/2020).
Kedua, lanjutnya, adalah optimalisasi peran Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Selain membahas tentang pembuatan soal dan bedah silabus, MGMP juga akan membantu menciptakan pola pembelajaran yang inovatif. Selaras dengan visi Mendikbud, "Jadi guru penggerak untuk mewujudkan merdeka belajar".
Selain guru, tambahnya, tenaga pendidik di sekolah pun tak lupa dikembangkan. Ia mengundang, membahas tenaga pendidik di bidang tata usaha dan kepegawaian penting dalam proses pendidikan.
"Jangan hanya kepala sekolah dan guru yang mendapat pelatihan, tenaga pendidik pun harus dibuatkan pelatihan. Karena pelayanan, persuratan, dan kepegawaian di sekolah juga sangat penting," tegasnya.
Pengembangan potensi siswa pun, menurutnya, tak kalah penting. Euis nilai, prestasi siswa SMK Kota Bandung pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), dan Lomba Kompetensi Siswa Nasional (LKSN) masih harus ditingkatkan. "Kita akan dorong dan memfasilitasi siswa agar setiap sekolah memiliki bibit unggul untuk dibina," ungkapnya.
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat (Jabar), Dewi Sartika pun memenangkan selamat atas terpilihnya Euis sebagai Ketua MKK-SMK Kota Bandung. "Selamat bekerja Bu Euis. Mudah-bisa, MKK-SMK bisa menjadi wadah dalam mengoordinasikan dan meningkatkan kreativitas, kolaborasi, dan inovasi sekolah guna mendukung kebijakan Jabar Juara, revitalisasi SMK serta peningkatan sumber daya manusia," harap Kadisdik. ***

