Bandung, Garduberita - Mencontek mungkin terlihat seperti hal sepele. Namun, jika diulangi
terus-menerus, aktivitas mencontek akan menjadi embrio tindakan korupsi.
"Karena,
pelanggaran yang dibiarkan akan memberikan seseorang untuk melakukan
pelanggaran lainnya," tutur Ketua Tim Pendidikan Antikorupsi (PAk), Tini
Sugairtini.
Tini
menjelaskan, sekali siswa mencontek maka ia akan terus cenderung
melakukan hal tersebut. Sekali ketahuan, ia akan mencari/menemukan
strategi lain untuk mencontek. Sehingga, harus ada peran optimal guru
agar siswa tidak terbiasa mencontek. Salah satunya, melalui pendidikan
antikorupsi.
"Melalui pendidikan antikorupsi ini, diharapkan siswa mampu memahami karakter atau perilaku antikorupsi," harapnya.
Pengawas
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah
(Kacadisdikwil) VII itu menegaskan, guru juga harus bisa mencontohkan
perilaku antikorupsi dalam menjalankan tugasnya sebagai pengajar. Ada
dua hal sederhana yang bisa dilakukan, yakni datang ke kelas tepat waktu
dan mengembalikan berkas ujian yang telah diperiksa kepada peserta
didik.
"Jangan sampai saat guru memberikan tugas/ulangan, lembar ulangan tersebut tidak dikembalikan kepada peserta didik," ucapnya.
Menurutnya,
fokus pendidikan antikorupsi di satuan pendidikan, yaitu pada pembinaan
karakter siswa. Di Jabar, pendidikan antikorupsi diselaraskan dengan
program Jabar Masagi yang mengedepankan empat hal, yakni iman, akhlak,
sehat, dan ilmu.
"Sedangkan
pada implementasinya, diserahkan pada keafiran lokal yang ada di daerah
masing-masing. Jabar kan terbagi dalam beberapa kearifan lokal, itu
disesuaikan," ujarnya.
Lebih
jauh, Tini menjelaskan, pendidikan antikorupsi yang dilaksanakan di
sekolah akan diimplementasikan melalui dua aspek. Yakni, pembiasaan dan
kurikulum. Meski demikian, penerapan PAk di sekolah tidak akan menambah
beban sekolah karena bersifat insersi melalui mata pelajaran pendidikan
kewarganegaraan, bukan mata pelajaran baru. "Penerapannya pun bisa
disisipkan melalui pembiasaan-pembiasaan," pungkasnya.*

