Bandung, GarduBerita - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat (Jabar), Jln. Radjiman No. 6, Kota Bandung, Kamis (27/2/2020). Kunjungan kerja tersebut membahas tentang pelaksanaan pendidikan di Disdik Jabar yang juga bersinggungan dengan pelayanan pendidikan di Kota Bandung.
Beberapa pembahasan, antara lain seputar program beasiswa, bantuan dana pendidikan, dan persiapan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2020.
Kunjungan kerja ini dinanti oleh Sekretaris Disdik Jabar, Wahyu Mijaya bersama beberapa pejabat struktural Disdik Jabar lainnya. Yakni, Kepala Subbagian (Kasubag) Perencanaan dan Pelaporan, Edi Purwanto, Kepala Subbagian Keuangan dan Aset, Tadzim Syamsudindan serta Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Disdik Jabar, Asep Suhanggan.
Sementara beberapa pejabat Pemkot Bandung hadir, antara lain Asisten Daerah II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Erik M. Attauriq, Inspektur Kota Bandung (Fajar Kurniawan), Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung (Hikmat Ginanjar), Sekretaris Disdik Kota Bandung (Cucu Saputra) serta Kepala Badan Pengelolaan dan Aset (BPKA) Kota Bandung (Dadang Supriatna).
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung, Hikmat Ginanjar mengungkapkan, kunjungan kerja ini mendapatkan informasi seputar pendidikan yang dilakukan Disdik Jabar di tingkat satuan pendidikan. Salah satunya, terkait bantuan pendidikan yang menjadi program utama pemerintah.
"Di sini kami meminta dan mengimplementasikan, mulai dari perencanaan, perencanaan anggaran hingga implementasi di lapangan," tuturnya.
Ke depan, pihaknya akan mengimplementasikan beberapa kebijakan pendidikan yang telah dilaksanakan oleh Disdik Jabar. Ia berharap, Disdik Kota Bandung dan Disdik Jabar mampu bekerja sama guna mendukung standar mutu pendidikan secara optimal. "Kita berharap, Bandung dan Jabar tetap juara," tegasnya.
Sekdisdik Jabar, Wahyu Mijaya mengaku siap memberikan informasi yang dibutuhkan Pemkot Bandung. Sekdisdik pun menjelaskan beberapa program strategis yang dicanangkan pemerintah provinsi di bidang pendidikan. Dianggap, program SPP gratis dan Beasiswa Jabar.
Secara teknis, Kasubag Perencanaan dan Pelaporan Disdik Jabar, Edy Purwanto menjelaskan, program SPP gratis akan dimulai pada tahun 2020. Nantinya, program tersebut berlaku untuk seluruh SMA / SMK dan SLB negeri di Jabar. "Sedangkan untuk swasta, program tersebut akan ditanggung melalui dana bantuan pendidikan universal," jelasnya. *

