Milenial dan Gen Z Makin Mudah Wujudkan Rumah Impian

BANDUNG -- Milenial dan Generasi Z (Gen Z) kerap dianggap sulit memiliki rumah. Generasi yang lahir di rentang tahun 1980 hingga 2012 ini dihadapkan dengan tantangan keuangan yang lebih besar dari generasi-generasi sebelumnya.

Harga properti yang terus naik setiap tahun dinilai semakin sulit dijangkau oleh kalangan muda. Tingkat penghasilan dan kesempatan kerja di wilayah tertentu juga dapat berpengaruh pada kemampuan milenial dan Gen Z dalam membeli rumah.

Meski demikian, diperkirakan permintaan properti dari dua generasi ini masih akan meningkat, mengingat data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2021 menunjukkan dominasi milenial dan Gen Z sebagai generasi produktif di Indonesia mencapai lebih dari 50%.

Untuk bisa mewujudkan rumah impian, hal pertama yang harus dilakukan adalah mulai mengatur anggaran pribadi dan membuat rencana keuangan yang jelas, dengan merinci pemasukan dan pengeluaran. Karena rumah adalah investasi jangka panjang, penting juga untuk memilih fasilitas kredit rumah yang tepat.

Kredit Pemilikan Rumah (KPR) menjadi salah satu fasilitas kredit rumah yang populer di kalangan milenial dan Gen Z. Melalui KPR, pembelian properti bisa dilakukan dengan cara bertahap dalam bentuk cicilan bulanan selama jangka waktu (tenor) tertentu.

Suku bunga KPR biasanya lebih rendah dibandingkan dengan suku bunga pinjaman konsumsi atau pinjaman pribadi lainnya.

KPR juga lebih mudah diakses oleh banyak orang karena lembaga keuangan menyediakan skema dan persyaratan yang lebih fleksibel bagi calon pembeli yang hendak membeli rumah untuk pertama kalinya.

Bank bjb melalui program bjb KPR Gaul (Griya Untuk Millenial) memberikan penawaran spesial bagi milenial dan Gen Z dengan fix income yang sedang mempertimbangkan untuk memiliki hunian impian.

Direktur Konsumer & Ritel bank bjb Suartini mengatakan, program ini didesain untuk nasabah muda dengan rentang usia 21 sampai 35 tahun. Nilai pinjaman atau plafond yang disediakan cukup besar hingga Rp1,5 miliar.
bjb KPR Gaul juga menawarkan bunga kompetitif.

Suku bunga bjb KPR Gaul fix sebesar 6,88% di tiga tahun pertama dan CAP di tahun keempat. Untuk tahun-tahun selanjutnya, suku bunga floating mengikuti suku bunga acuan Bank Indonesia.

Angsuran bulanan yang dibayar akan terasa lebih ringan karena bjb KPR Gaul menyediakan jangka waktu pinjaman hingga 25 tahun. Besaran minimal penghasilan cukup Rp3 juta, sudah termasuk joint income. Syaratnya juga mudah, calon debitur hanya perlu menyiapkan dokumen pribadi dan dokumen penghasilan.

"Produk ini memiliki banyak kemudahan, seperti persyaratan mudah dan proses cepat, serta bebas biaya administrasi dan diskon biaya provisi 25%," ujar Suartini.

Menariknya, bjb KPR Gaul juga memiliki layanan stimulus DP 0% dengan syarat dan ketentuan. Layanan ini bisa didapatkan nasabah dengan maksimum plafond Rp1 miliar.

Suartini memastikan bank bjb siap mengakomodir milenial dan Gen Z dalam mewujudkan keinginan memiliki rumah impian. Bank bjb mampu menjawab tantangan zaman dengan memberikan program berfitur menarik yang secara khusus bisa direngkuh oleh kawula muda.

"bank bjb berkomitmen memudahkan masyarakat untuk memiliki hunian yang terjangkau dan bisa diakses semua kalangan," kata Suartini.

Selain bjb KPR Gaul, bank bjb juga memiliki varian produk KPR yang menawarkan banyak kemudahan. Produk-produk itu di antaranya bjb KPR Pembelian Primary/Bekas, bjb KPR Takeover XTRA, bjb KPR bersubsidi (FLPP), bjb KPR TAPERA, bjb MLT BPJS Ketenagakerjaan, dan bjb KPR Lelang.

***