Farhan: Isi Kemerdekaan Bukan Hanya Tugas Pemerintah, Warga Bandung Harus Ikut Bergerak


BANDUNG, Gardu Berita -
 Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengajak masyarakat tidak hanya menuntut pemerintah bekerja, tetapi juga mengambil bagian dalam mengisi kemerdekaan melalui kontribusi nyata.

Pesan tersebut disampaikan Farhan saat menjadi inspektur Upacara Pengibaran Bendera HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Plaza Balai Kota Bandung, Senin (17/8/2026).

Farhan mengatakan pembangunan Kota Bandung membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam mewujudkan pelayanan dan pembangunan yang lebih baik.

“Pemerintah tidak bisa sendiri. Forkopimda diwajibkan untuk bersatu dan partisipasi seluruh masyarakat tetap terbuka,” kata Farhan.

Menurutnya, masyarakat dapat berkontribusi melalui kerja, gagasan maupun kritik yang konstruktif. Pemerintah pun dituntut mampu memberikan respons terhadap berbagai aspirasi warga.

Farhan mengajak masyarakat melakukan refleksi dengan tidak hanya mempertanyakan apa yang sudah dikerjakan pemerintah, tetapi juga melihat kontribusi yang dapat diberikan untuk kota.

“Tidak hanya kita perlu bertanya apa yang telah pemerintah Kota Bandung beserta Forkopimda lakukan terhadap Kota Bandung. Namun juga kita bersama-sama bertanya pada diri sendiri apa yang bisa kita sumbangkan kepada Kota Bandung tercinta, Jawa Barat istimewa dan Indonesia yang berdaulat,” tuturnya.

Ia menyebut menjaga kebersihan, ketertiban, keamanan dan toleransi sebagai contoh sederhana bentuk nyata mengisi kemerdekaan.

Di sisi lain, Pemkot Bandung tetap menempatkan pelayanan dasar sebagai prioritas. Farhan menegaskan tiga komitmen utama pemerintah adalah pemenuhan hak pendidikan, layanan kesehatan serta hak masyarakat untuk hidup aman, nyaman, adil dan setara.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari visi pembangunan Bandung Utama hingga 2029.

Farhan mengatakan karakter warga Bandung yang kreatif, terbuka, agamis dan berpikiran maju juga menjadi modal penting dalam pembangunan.

“Kota ini menjadi lebih baik tidak hanya karena kebijakan atau kekuatan satu sosok wali kota dan wakilnya. Namun juga harus bisa melibatkan karakteristik seluruh warga Kota Bandung yang kreatif, yang terbuka, yang agamis dan selalu berpikiran maju,” katanya.

Ia pun mengingatkan pentingnya menjalankan berbagai komitmen dan tanggung jawab, baik kepada keluarga, tempat bekerja, masyarakat maupun bangsa dan negara.

Dengan semangat tersebut, Farhan berharap kemerdekaan tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi diwujudkan melalui kerja dan kontribusi sehari-hari.