Farhan Targetkan Baznas Kota Bandung Himpun Zakat Rp100 Miliar per Tahun


BANDUNG. Gardu Berita -
 Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menargetkan penghimpunan zakat Baznas Kota Bandung mencapai Rp100 miliar per tahun dalam tiga tahun ke depan.

Target tersebut disampaikan Farhan saat menghadiri penyerahan simbolis bantuan Baznas Kota Bandung periode Agustus 2026 di Kantor PCNU, Jalan Sancang, Kamis (20/8/2026).

“Jadi dalam tiga tahun ke depan kita harus bisa mencapai angka Rp100 miliar per putaran bisnis setahun,” kata Farhan.

Menurut Farhan, peningkatan penghimpunan harus dibarengi dengan inovasi dalam pengelolaan dan penyaluran zakat. Ia menilai zakat tidak cukup hanya dihimpun dan dibagikan sebagai bantuan, tetapi harus diarahkan untuk menciptakan dampak yang terukur terhadap kesejahteraan masyarakat.

Farhan menyebut pengukuran dampak atau impact measurement penting untuk memastikan bantuan benar-benar membawa perubahan bagi mustahik.

“Apabila kita berikan satu bantuan kepada A, dalam waktu enam bulan kehidupannya bertambah baik atau tidak. Itu mesti ada ukurannya,” ujarnya.

Untuk mendukung penguatan penghimpunan, Pemkot Bandung akan membantu Baznas mengembangkan berbagai strategi, termasuk menjajaki pemanfaatan instrumen investasi syariah.

Farhan sebelumnya membawa jajaran Baznas Kota Bandung ke Bursa Efek Indonesia untuk mempelajari pengelolaan investasi berbasis syariah.

Menurutnya, pengembangan zakat harus dilakukan secara kreatif, baik dalam penghimpunan maupun penyaluran, dengan tetap memperhatikan prinsip dan tata kelola yang tepat.

Sementara itu, Ketua Baznas Kota Bandung Momon Imron mengungkapkan penghimpunan zakat, infak, sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya sepanjang Januari-Juli 2026 mencapai Rp16,347 miliar.

Sekitar 92 persen dana tersebut berasal dari zakat, khususnya zakat penghasilan.

Dari total penghimpunan tersebut, sekitar Rp15,2 miliar atau kurang lebih 95 persen telah didistribusikan kepada masyarakat melalui lima program utama, yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, kepedulian atau kemanusiaan, serta dakwah dan keagamaan.

Pada Agustus 2026, Baznas Kota Bandung kembali menyalurkan bantuan kepada sekitar 470 penerima manfaat dengan total sekitar Rp1,73 miliar.

Bantuan diberikan dalam berbagai bentuk, mulai dari paket sembako, biaya pendidikan, modal usaha, biaya pengobatan, tunggakan BPJS, alat kesehatan hingga bantuan rumah tidak layak huni dan kebencanaan.

Momon berharap pengelolaan dan kolaborasi yang semakin kuat dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk menyalurkan zakat dan infaknya melalui Baznas Kota Bandung.