Pemkot Bandung Tindaklanjuti Keluhan Warga Palasari soal Drainase dan Keamanan Jalan

Solusi drainase Palasari.jpeg

BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung menampung aspirasi warga Kelurahan Palasari terkait perbaikan drainase dan peningkatan keamanan jalan di sekitar kawasan hutan pinus. Kedua persoalan tersebut menjadi perhatian dalam kegiatan Siskamling Siaga Bencana ke-104, Kamis, 15 Oktober 2026.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu ruang bagi pemerintah untuk mendengarkan kebutuhan masyarakat secara langsung, khususnya di tingkat kelurahan dan rukun warga (RW).

Selain menyerap aspirasi, kegiatan Siskamling Siaga Bencana juga menjadi sarana sosialisasi program pemerintah agar masyarakat mengetahui berbagai upaya yang dilakukan untuk menjawab persoalan di lingkungan mereka.

Dalam pertemuan tersebut, Farhan menyoroti kondisi drainase di sejumlah titik RW 9 Kelurahan Palasari. Menurutnya, penanganan saluran air di kawasan tersebut membutuhkan kajian teknis terlebih dahulu karena kondisi permukaan tanah tidak rata.

“Kita mesti menghitung dulu elevasi dan kira-kira rekayasa apa yang bisa kita lakukan,” tuturnya.

Pengukuran elevasi diperlukan untuk mengetahui perbedaan ketinggian tanah dan menentukan metode penanganan drainase yang tepat. Hasil penghitungan tersebut nantinya menjadi pertimbangan dalam merencanakan solusi sesuai kondisi lapangan.

Tak hanya drainase, persoalan keamanan jalan di kawasan yang berbatasan dengan tanah milik Perum Perhutani juga menjadi perhatian. Jalan di sekitar hutan pinus tersebut dinilai memiliki potensi kerawanan, baik dari sisi keselamatan pengguna jalan maupun tindak kriminalitas.

“Kawasan itu memang rawan dan kita akan perhatikan, baik untuk rawan kecelakaan maupun rawan kriminalitas,” ujar Farhan.

Pemkot Bandung berupaya menjadikan masukan masyarakat sebagai dasar untuk mengidentifikasi kebutuhan dan menentukan prioritas penanganan di wilayah. Hal ini mencakup persoalan infrastruktur dasar hingga keamanan lingkungan.

Melalui kegiatan Siskamling Siaga Bencana, pemerintah berharap berbagai persoalan di tingkat kewilayahan dapat teridentifikasi sehingga penanganannya bisa direncanakan sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan.